Skip to content

Bunga Sakura yang bersemi di Desa Ali

Hai Musim Semi!

Tepat sekali, kita sangat excited menyambut musim semi! Dan kali ini kita jalan-jalan ke pegunungan di Wutai Township, Pintung untuk menikmati musim mekarnya bunga cherry. Festival sakura ini letaknya tepat di daerah pedesaan terpencil bernama desa Ali yang merupkan rumah untuk suka aborigin Taiwan, Suku Rukai. Kunjungan ke area terpencil ini yang melalui rute yang telah diperpanjang, dibuka untuk public setiap musim semi dan hanya selama satu bulan saja.

 

DSC_0395
Jalan antar provinsi 24
DSC_0416

 

Perjalanan ke tempat ini sangat luar biasa keren!! Rute yang kita jalani sangat sempit, curam dan berliku-liku yang dimana tanah longsor sering terjadi disaat hujan deras dan gempa bumi. Tetapi, semakin dalam kita menjelajahi pegunungan tersebut, kita semakin takjub dengan pemandangan alam seperti pegunungan, sungai, air terjun kecil dan Bunga sakura cantik yang bermekaran. Kita sama sekali tidak menyangka Pingtung punya tempat luar biasa seperti ini. Sangat berterima kasih pada satpam apartemen kita yang memperkenalkan keindahan alam ini ke kita.

 

DSC_0426DSC_0418DSC_0423DSC_0477DSC_0432DSC_0412DSC_0491

 

Sebelum mencapai pedesaan tersebut, kita menemukan beberapa photoshoot spot dimana bunga sakura lebih banyak bersemi. Tapi kita tidak berhenti disana, kita tetap melanjutkan perjalanan kita sampai ujung dari rute 24 antar provinsi. Kita parkirkan skuter kita lalu kita jalan-jalan menjelajahi sekitar dengan berjalan kaki. Kita bener-bener enjoy banget menikmati pemandangan disana dengan udara segar sepanjang kita berjalan kaki dan juga dikelilingi oleh bunga sakura di setiap sisi jalanan.

 

DSC_0484DSC_0487DSC_0494

 

Desa ini sudah lumayan ditinggalkan oleh para masyarakat suku Rukai sejak bencana alam taifun. Disana kalian bisa menemukan rumah susunan batu asli dari rumah tradisional suku Rukai. Disisi lainnya ada air terjun kecil yang terletak lumayan jauh dari lokasi kita saat itu, jadi kita tidak sempat untuk berkunjung karena hari sudah mulai gelap. Dan hal yang terakhir, kita menyelesaikan trip kita hari itu dengan menikmati ubi rebus yang manis, daging babi gunung yang dipanggang secara tradisional diatas batu dan segelas teh panas.

 

DSC_0480

DSC_0401
Pedesaan pernah sekali dilanda Taifun di tahun 2009 yang menyebabkan kerusakan parah di jalan dan rumah peduduk suku Rukai

Ini adalah liburan pendek, relaxing dan asyik banget disaat weekend. Ini foto galeri perjalanan kita, semoga kalian suka!

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: